Rekam Jejak Abdul Kadir Karding, Menteri P2MI yang Dorong Warga Kerja di Luar Negeri

Rekam Jejak Abdul Kadir Karding, Menteri P2MI yang Dorong Warga Kerja di Luar Negeri
Ilustrasi: Abdul Kadir Karding (Facebook.com/kadirkarding), Menteri P2MI dan eks anggota DPR, saat menyampaikan imbauannya agar warga mempertimbangkan kerja di luar negeri.

Fokus pada Pekerjaan di Luar Negeri

Menanggapi pertanyaan peserta soal terbatasnya lapangan kerja di dalam negeri, Karding menegaskan bahwa hal tersebut bukan menjadi domain kementeriannya.

“Soal penyerapan tenaga kerja dalam negeri, itu kewenangan Kementerian Tenaga Kerja. Tugas saya adalah memfasilitasi WNI agar bisa bekerja di luar negeri secara aman dan sah,” jelasnya.

Baca Juga :
MK Wajibkan Pemilu Daerah Digelar Terpisah, Pilkada Baru Bisa Jalan 2031

Karding menekankan bahwa bekerja di luar negeri bukan pilihan kedua, melainkan jalan utama untuk membangun karier global. Ia juga mengajak masyarakat untuk melihat peluang tersebut sebagai investasi masa depan.

“Bekerja di luar negeri bisa membuka pintu menuju karier yang lebih luas. Ini bukan pilihan terakhir, tapi pilihan strategis untuk menapaki karier internasional,” tambahnya.

PMI sebagai Duta Bangsa

Lebih lanjut, Karding menyebut bahwa keberadaan PMI berkompeten di berbagai negara dapat memperluas pengaruh Indonesia secara global. Ia mencontohkan bagaimana Korea Selatan menyebarkan budaya melalui industri hiburannya.

“Negara-negara kini tidak lagi menguasai dunia lewat senjata, tapi lewat budaya, ide, dan sumber daya manusia. Korea menguasai pasar budaya lewat K-Pop. Kita bisa menyebarkan nilai-nilai Indonesia lewat PMI yang unggul,” kata politisi PKB ini.

Baca Juga :
MK Pisahkan Pemilu Nasional dan Daerah Mulai 2029

Ia pun optimistis bahwa dalam jangka panjang, diaspora Indonesia bisa memainkan peran penting di panggung dunia.

“Kalau orang India bisa menjadi Perdana Menteri Inggris, tidak menutup kemungkinan suatu hari orang Indonesia juga bisa meraih jabatan tinggi di luar negeri. Salah satu jalannya adalah dengan mengembangkan kualitas PMI,” tegasnya.

Rekam Jejak Abdul Kadir Karding

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Abdul Kadir Karding sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran/Kepala BP2MI pada awal Kabinet Merah Putih. Ia dilantik pada 20 Oktober 2024, tak lama setelah bertemu Prabowo di kediamannya di Kertanegara, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo memintanya fokus memperkuat perlindungan terhadap buruh migran serta memperluas akses kerja ke luar negeri bagi tenaga kerja Indonesia.

Baca Juga :
Prabowo Tegaskan Perang Melawan Korupsi dan Pemborosan Anggaran Negara

Karding, yang lahir di Donggala, Sulawesi Tengah pada 25 Maret 1973, merupakan politikus senior PKB dan pernah tiga periode menjabat sebagai anggota DPR RI mewakili Jawa Tengah VI. Karier politiknya dimulai sejak aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah sejak akhir 1990-an.

Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Perikanan UNDIP pada 1997 dan meraih gelar Magister Administrasi Publik dari kampus yang sama pada 2009.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *